Enter your keyword

ACS on Campus Program

ACS on Campus Program

ACS on Campus Program

Bandung, Lib.itb.ac.id. – Dalam rangka meningkatkan layanan dan akses e-resources di Institut Teknologi Bandung (ITB), UPT Perpustakaan kembali menggelar sosialisasi akses e-journal di ITB. Kali ini UPT Perpustakaan bekerja sama dengan organisasi non-profit American Chemical Society (ACS) selaku penyedia database e-journal yang dilanggan ITB untuk bidang kimia ACS Publications (https://pubs.acs.org/) mengemas kegiatan dalam ACS on Campus Program (http://acsoncampus.acs.org/) secara daring. Kegiatan ini merupakan kegiatan pertama ACS on Campus di ITB.  Acara diselenggarakan secara daring melalui platform Zoom, pada hari Selasa, 2 Agustus 2020 pukul 09.00 – 12.00 wib.

Acara ini terbuka tidak hanya untuk para peneliti dalam bidang kimia saja, tetapi juga untuk para peneliti dalam bidang sains, serta untuk seluruh mahasiswa. ACS on Campus merupakan sesi interaktif yang menyajikan kiat-kiat terbaik dari editor ACS terkait komunikasi ilmiah, tinjauan sejawat, dan fitur-fitur penelitian. ACS on Campus Program di ITB menghadirkan empat (4) pembicara, yaitu (1) Prof. Habibah A. Wahab, (Dean of School of Pharmaceutical Sciences, University Sains Malaysia & Associate Editor, Journal of Chemical Information & Modeling); (2) Prof. Kenneth Kam-Wing Lo (Department of Chemistry, City University of Hong Kong & as Associate Editor, Inorganic Chemistry), (3) Dr. Fung Fun Man (National University of Singapore & Editorial Advisory Board Member, Journal of Chemical Education), (4) Ms. Pamela Oon (Senior Customer Success Specialist, CAS). Dari UPT Perpustakaan ITB juga berkesempatan menyampaikan materi terkait Library Resources yang disampaikan oleh Yoka Adam Nugrahaa, S.Sos (Kepala Bidang Layanan Pemustaka dan Literasi Ilmiah, UPT Perpustakaan ITB). Acara yang dipandu oleh Mr. Adrant Ling (Customer Success Manager, CAS) ini diikuti oleh peserta dari dalam dan luar ITB.

Rangkaian acara dibuka oleh Dr. Eng Yuli Setyo Indartono selaku Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat ITB mewakili Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi ITB yang berhalangan hadir. Dalam sambutannya, Bapak Yuli menyampaikan bahwa ITB sejak tahun 2009 telah melanggan akses database ACS. Database ACS sangat membantu memperkaya sumber referensi untuk dosen dan mahasiswa terkait kegiatan pendidikan dan penelitian di ITB. Kegiatan ACS on Campus Program saat ini membantu memberikan dukungan lebih untuk sivitas akademika ITB dalam memahami kegiatan publikasi penelitian khususnya dalam lingkup penerbit ACS. Dalam kesempatan tersebut, Bapak Yuli juga mengumumkan bahwa sebelumnya ACS telah mengaktifkan akses trial (uji coba) dari database CAS SciFinder-n untuk periode 25 Juli 2022 s.d 25 September 2022, dimana pemanfaatan database tersebut akan dipaparkan juga sebagai salah satu materi yang akan disampaikan dalam acara ini. Kedepan Bapak Yuli berharap kolaborasi dan kerjasama yang sudah dilaksanakan antara UPT Perpustakaan dengan ACS dalam acara ini dapat terus terjalin dan ditingkatkan.

Berkaitan dengan materi acara, Prof. Habibah A. Wahab sebagai pembicara pertama pada kesempatan ini memaparkan materinya dengan tema “Peer Review: An Introductori Guide”. Dalam penjelasannya Prof. Habibah menyampaikan beberapa hal terkait peer review (reviu sejawat); mengapa peer review itu sangat penting di dalam proses penerbitan sebuah manuskrip/jurnal; integritas seorang peer review akan berdampak pada kualitas manuskrip yang dihasilkan dan berdampak pula pada kemungkinan kerugian yang akan timbul, baik material maupun nonmaterial. Materi berikutnya adalah pentingnya ‘prescreen & editorial review’ dalam penerbitan sebuah manuskrip. Dalam kesempatan ini juga dibahas perspektif editor dan penulis dari berbagai sisi dalam proses penerbitan sebuah manuskrip, bagaimana editor menyeleksi peer reviewers, bagaimana editor mengambil keputusan dan bagaimana seharusnya penulis merespons sebuah keputusan. Selain itu juga pemateri menyampaikan cara menjalin hubungan kerjasama secara profesional  di antara para penulis, pereviu, dan editor untuk karya ilmiah yang akan dipublikasikan. Dengan tujuan memvalidasi dan meningkatkan kualitas karya ilmiah sebelum dipublikasikan. Pembicara juga menjelaskan mengenai tahapan untuk melakukan “peer review” untuk para penulis dan bagaimana para editor mereviu dan memilih karya ilmiah yang layak secara profesional untuk dipublikasikan. Di akhir pemaparannya Prof. Habibah memberikan sepuluh (10) tip terkait “peer review”.

Pembicara kedua adalah Prof. Kenneth Kam-Wing Lo yang mengangkat tema “Cultivating Your Scientific Presentation Skills”. Prof. Kenneth dalam pemaparannya menyampaikan bagaimana setelah manuskrip tersebut diterbitkan selanjutnya diseminasikan atau dikomunikasikan kepada pihak lain (masyarakat ilmiah ataupun masyarakat umum). Ada beberapa jalur komunikasi yang dapat digunakan dalam mengkomunikasikan hasil penelitian ini, di antaranya adalah dengan menggunakan poster dan slide presentasi (baik in person maupun virtual) dalam pertemuan ilmiah.  Prof Kenneth juga memberikan beberapa cara mengembangkan sebuah poster dan slide presentasi dari mulai proses mendesain, catatan elemen yang harus ada dalam sebuah poster, struktur presentasi, dan hal-hal terkait tahapan persiapan baik pembuatan poster maupun slide presentasi dari awal hingga proses akhir (memberikan presentasi dan cara menjawab pertanyaan dari audiens). Prof. Kenneth selain memberikan sepuluh (10) tip untuk mengembangkan keterampilan presentasi ilmiah, juga memberikan tip bagaimana para ilmuwan berbicara dengan  para wartawan/jurnalis.

Dalam pembahasan terkait pengembangan keterampilan presentasi ilmiah, dalam pemaparannya Prof. Kenneth menjelaskan mengenai, “SciMeetings” yaitu layanan penerbitan baru dari ACS untuk pembuatan presentasi dan poster, yang dirancang untuk membuat penelitian tahap awal,  dapat diakses lebih cepat, diperuntukkan bagi audiens yang lebih luas, dan untuk jangka waktu yang lebih lama. Juga bagaimana melakukan presentasi dengan metode “Flash presentations” yaitu presentasi cepat dan menarik, kaya dengan gambar, setiap slide ditampilkan dengan waktu yang tepat.  Dibahas juga terkait tahapan pembuatan konsep, desain, tipe dan perbedaan dari poster, presentasi dan karya ilmiah; apa yang perlu dan tidak untuk dibuat/desain pada poster dan presentasi termasuk untuk diterapkan pada “twitter posters for scientist”. Pada akhir pemaparannya pemateri menyampaikan quote “No one knows your work better than you do” intinya yaitu sebagai presenter kita harus  yakin dan percaya diri dengan apa presentasi yang kita kerjakan, baik saat membuat konsep dan desain presentasi maupun pada saat menyampaikan presentasi.

Pembicara ketiga adalah Dr. Fung Fun Man. Tema yang diusungnya adalah “Advancing Scientific Leadership through Chemical Education”, yang membahas terkait scientific leadership, kemampuan untuk memberdayakan tim yang beragam dan menciptakan budaya inklusif yang memberikan energi dan komitmen yang mendukung, sehingga setiap orang dapat memberikan kontribusi terbaiknya. Pembicara memberikan pula contoh-contoh nyata yang sudah dilaksanakan, seperti membuat tim untuk kegiatan “Mentorship: working with student as partner” dengan mempromosikan “Kesetaraan, inklusi, keragaman” juga memaparkan tiga kunci utama  “Kepemimpinan Ilmiah” (Scientific Leadership), yaitu: (1) Apa itu “Kepemimpinan Ilmiah” (memimpin terlepas dari latar belakang Anda) (2) Kepemimpinan melalui Pendidikan kimia (bimbingan: bekerja dengan mahasiswa sebagai kolega), (3) keragaman dan inklusivitas (Kepemimpinan Ilmiah untuk semua).

Pembicara keempat adalah Pamela Oon yang menyampaikan materi bertema “Using CAS SciFinder-n for Thesis Writing”. Sesuai dengan informasi sebelumnya, ACS telah mengaktifkan akses trial (uji coba) dari database CAS SciFinder-n untuk periode 25 Juli 2022 s.d 25 September 2022. Pembicara memaparkan bahwa CAS SciFinder-n dapat dipergunakan untuk mereviu literatur; mendapatkan wawasan dan trend penelitian; metodologi penelusuran referensi beserta langkah-langkah penelusuran dan pembuatan rumus-rumus kimia melalui fitur-fitur yang tersedia; untuk menemukan metodologi dari sebuah eksperimen. Dalam kesempatan itu, dipraktikan pula demontrasi/tutorial cara mencari artikel dengan menggunakan boolean operator. Termasuk pemanfaatan CAS SciFinder-n untuk menemukan kemungkinan produk alternatif ataupun reaksi yang gagal, serta untuk menemukan material/reagen sebuah eksperimen. Untuk menggunakan CAS SciFinder-n dapat mengakses link berikut https://lib.itb.ac.id/trial-access/

Pembicara terakhir merupakan perwakilan dari UPT Perpustakaan ITB yaitu Bapak Yoka Adam Nugrahaa, S.Sos. Beliau menyampaikan materi terkait Library Resources. Dalam pemaparannya Bapak Yoka membuka materinya dengan menyampaikan pengantar terkait profile Perpustakaan di ITB dan gambaran user yang dilayani di ITB. Selanjutnya dipaparkan lebih lanjut mengenai jurnal dan buku elektronik yang dilanggan oleh ITB, cara akses beserta etika penelusuran yang harus diperhatikan, konten lokal ITB yang tersedia di UPT Perpustakaan, yaitu Perpustakaan Digital (Digilib) dan sistem informasi perpustakaan Web Public Access Catalog (WebPAC) ITB; serta penjelasan mengenai manajemen referensi dan pemanfaatan penggunaan visualisasi data untuk meningkatkan produktivitas dalam proses penulisan hasil penelitian.

Sesi tanya jawab berlangsung pada setiap akhir sesi pamaparan materi, baik pertanyaan yang disampaikan melalui kolom chat ataupun disampaikan secara langsung. Dari kegiatan ini kedua belah pihak, baik dari ACS maupun UPT Perpustakaan ITB, berharap kerja sama dapat berlangsung dengan baik untuk pemanfaatan database ACS bagi sivitas akademika ITB.

No Comments

Post a Comment

Your email address will not be published.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

X