Enter your keyword

Sekolah di Amerika dengan Beasiswa LPDP

Sekolah di Amerika dengan Beasiswa LPDP

Sekolah di Amerika dengan Beasiswa LPDP

BANDUNG, lib.itb.ac.id – Dalam rangka memperingati International Education Week pada Bulan November 2021, EducationUSA, MyAmerica Jakarta, dan Youth Teams in Public Affair Section di Jakarta menyelenggarakan program kolaborasi Study in U.S. Program tersebut dibagi menjadi 10 sesi informasi yang di-host oleh MyAmerica Jakarta dan 9 American Corners di Indonesia, dimulai tanggal 8 November 2021 sampai dengan 19 November 2021. Pada kesempatan ini, American Corner ITB menjadi host di sesi ke-8 dengan tema “LPDP Scholarship Opportunities”. Sesi informasi ini telah berlangsung pada Hari Rabu, tanggal 17 November 2021 pukul 14.30 sampai dengan pukul 16.00 WIB, yang diahadiri oleh sekitar 150 partispan melalui zoom dan juga facebook fanpage American Corner ITB yang di-cross-posting ke facebook fanpage EducationUSA, MyAmerica Jakarta, dan 8 corners lainnya.

Sesi informasi ini dibuka dengan sambutan dari Dr. Ir. Yuli Setyo Indartono selaku Kepala UPT Perpustakaan ITB dan juga Lusia Marliana Nurani, Ph.D. selaku Advisor American Corner ITB.

“Pada masa disrubsi saat ini pendidikan menjadi factor kunci untuk bertahan, karena pendidikan yang menjadi dalam memunculkan berbagai macam inovasi, kerjasama American Corner ini dengan UPT Perpustakaan ITB yang menguntungkan berbagai pihak dalam berbagi informasi dan pengetahuan terkait dengan pengembangan pendidikan melalui berbagai program yang telah dilaksanakan. UPT Perpustakaan ITB mempunyai harapan bahwa kerjasama dan kolaborasi program di American Corner dapat memberikan tambahan positif bagi kedua belah pihak”, demikian yang disampaiakan Dr. Ir. Yuli Setyo Indartono dalam kata sambutannya.

Lusia Marliana Nurani, Ph.D selaku American Corner ITB Advisor juga menyampaikan sambutan dan memberikan semangat bagi para peserta “agar dengan adanya acara ini para peserta ada yang mendapatkan besaiswa LPDP dan berangkat ke America Serikat tahun depan”, ujarnya.

Pembukaan juga dilanjutkan dengan presentasi dari dua pembicara yaitu Ratna Prabandari, selaku Kepala Divisi Layanan Beasiswa LPDP, dan Imam Kurniawan selaku mahasiswa Indonesia yang menerima beasiswa LPDP dalam melanjutkan sekolah S2 di New York University jurusan Social Work. Selain itu, sesi informasi juga dimoderatori oleh Dwina Fatimiyah Shidiq selaku American Corner ITB Director.

Dalam kegiatan ini pembicara Ratna Prabandari memberikan saran dalam membuat keputusan untuk sekolah lagi harus dalam keadaan tenang, jelas niatnya, tidak terburu-buru dan tidak dalam keadaan senang, tapi harus dipikirkan dengan matang, karena tanggung jawabnya tidak mudah.

Selain itu pembicara juga menguraikan LPDP mempunyai beberapa program layanan utama, yaitu Pengembangan Dana, pendanaan Besasiswa dan pendanaan riset. Saat ini penerima Besasiswa LPDP sudah lebih dari 27.000 penerima dan menyebar di seluruh indonesia, serta sebaran on going penerima beasisa menyebar di America Utara, Afrika, Asia, Eropa, Australia, Selandia Baru, dan paling banyak di Indonesia. Komponen Beasiswa LPD membrikan Dana Pendidikan, Biaya Pendukung, Dana Tambahan Khusus BPDS dan Biaya Pendukung bagi beasiswa disabilitas.

Selanjutnya Imam Kurniawan, seorang disabilitas yang mendapatkan beasiswa LPDP berbagi mengenai pengalamannya ketika memulai perjalanannya kuliah di Amerika dan mendapatkan beasiswa LPDP. Menurutnya ada beberapa yang perlu disiapkan dimulai dari support system, mental, membuat aplikasi dikampus yang akan dituju, surat rekomendasi, IELTS, TOEFL, dan pembuatan Essay dalam bidang akademik, pekerjaan dan community services.

Besar sekali antusiasme dari para partisipan yang terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan kepada dua pembicara. Pertanyaan-pertanyaan tersebut masuk melalui kolom chat zoom dan ada beberapa pertanyaan yang dijawab oleh Ratna Prabandari melalui kolom chat zoom ketika Imam Kurniawan masih berbagi pengalamannya. Setelah Imam selesai berbagi pengalamannya, moderator mengarahkan Ratna Prabandari dan Imam Kurniawan untuk menjawab beberapa pertanyaan lain secara langsung. Karena keterbatasan waktu, masih banyak pertanyaan yang masih belum dapat terjawab oleh kedua pembicara, sehingga moderator mengarahkan agar para partisipan dapat bertanya langsung melalui email pembicara.

Seluruh pihak yang terlibat dalam rencana sesi informasi ini berharap agar informasi yang disampaikan dapat sangat membantu para partisipan agar dapat sekolah di Amerika, dan mendapatkan beasiswa.

No Comments

Post a Comment

Your email address will not be published.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

X