Enter your keyword

Sosialisasi Fasilitas dan Layanan SNI Corner ITB Tahun 2023

Sosialisasi Fasilitas dan Layanan SNI Corner ITB Tahun 2023

Sosialisasi Fasilitas dan Layanan SNI Corner ITB Tahun 2023

Bandung, lib.itb.ac.id. –  SNI Corner ialah tempat pemberian informasi mengenai standardisasi dan penilaian kesesuaian. Tempat ini menyajikan informasi terintegrasi dengan satu pintu akses, baik berupa dokumen fisik maupun melalui aplikasi PORTAL SNI. Beberapa informasi terintegrasi yang dapat diakses melalui SNI Corner meliputi dokumen SNI, direktori SNI, daftar regulasi teknis, direktori laboratorium dan lembaga sertifikasi, buku referensi, publikasi ilmiah dan informatif SNI, serta galeri infografis dan video yang berkaitan dengan standardisasi dan penilaian kesesuaian. Pada hari Selasa, 28 November 2023, pukul 09.00 s.d 12.00 WIB di Ruang Audio Visual Lantai 4 UPT Perpustakaan, sebagai upaya peningkatan sumber daya pengelola perpustakaan di lingkungan ITB, UPT Perpustakaan ITB bekerja sama dengan BSN RI menyelenggarakan “Sosialisasi Fasilitas dan Layanan SNI Corner ITB” pada tahun 2023 yang diperuntukan bagi para pengelola perpustakaan yang ada di lingkungan ITB. Kegiatan ini mengundang dua (orang)  pembicara, yaitu Minanuddin, S.IP., M. Hum, Koordinator Layanan Informasi dan Perpustakaan BSN RI dan Albi Kusuma Hermawan, Subkoordinator Substansi Layanan Informasi dan Pengaduan Masyarakat BSN. Kegiatan sosialisasi ini diisi dengan agenda utama berupa pemaparan dari para pembicara kunci dari BSN dan sesi tanya jawab yang berlangsung baik selama maupun setelah pemberian materi oleh pembicara.

Dalam kegiatan sosialisasi ini pembicara pertama, Minanuddin, S.IP., M. Hum, menyampaikan materi terkait “Standar sebagai referensi dalam pendidikan dan bisnis”. Undang-Undang Nomor 20 tahun 2014 tentang Standarisasi dan Penilaian Kesesuaian mendefinisikan Standardisasi sebagai proses merencanakan, merumuskan, menetapkan, menerapkan, memberlakukan, memelihara, dan mengawasi Standar yang dilaksanakan secara tertib dan bekerja sama dengan semua pemangku kepentingan. Tujuan dari standardisasi dan penilaian kesesuaian ini untuk meningkatkan jaminan mutu, efisiensi produksi, daya saing nasional, persaingan usaha sehat dan transparan, kepastian usaha.  Manfaat dari standar itu sendiri adalah untuk mutu produk, efisiensi watu, biaya, tenaga, kerja sama, melindugi konsumen/pengguna, memuaskan konsumen/pengguna dan kelestarian lingkungan. Kerangka besar dari tujuan standardisasi dan penilaian kesesuaian ini adalah untuk meningkatkan/mendukung daya saing nasional. Pustakawan dapat berperan dalam  mendukung peningkatan daya saing nasional ini dengan memahami dan mengerti tentang standar berikut terlibat dalam penyebaran informasi terkait standar-standar ini. Standardisasi mencakup semua bidang. Pada dasarnya penerapan standar berlaku sukarela, boleh dipakai boleh tidak, tetapi menjadi berlaku wajib apabila pemerintah menetapkan SNI wajib diterapkan penggunaannya dalam produk, jasa, sistem ataupun proses.

Koordinator Layanan Informasi, Minanuddin, S.IP., M. Hum menyatakan bahwa penggunaan standar sebagai acuan berlaku di berbagai sektor. Bagi pelaku usaha, pemahaman standar menjadi penting dalam menjalankan proses bisnis, terutama untuk memenuhi persyaratan ekspor-impor. Lembaga Penilaian Kesesuaian memanfaatkan standar sebagai pedoman dalam melakukan pengujian dan sertifikasi produk. Para pembuat aturan menggunakan standar sebagai dasar untuk merumuskan regulasi yang bersifat wajib dan sebagai acuan dalam melakukan pengawasan. Sementara itu, standar diacu oleh pengguna atau konsumen sebagai kriteria untuk menilai apakah suatu produk layak diterima atau tidak.

Di bagian lain  paparannya, Kepala Bagian Layanan Informasi, Minanuddin, S.IP., M. Hum menyatakan bahwa para pustakawan dan manajemen perpustakaan harus memiliki kompetensi terkait standar-standar tersebut, paling tidak standar-standar terkait bidang kepustakawanan. Standar tersebut dapat dipakai untuk mengevaluasi kinerja perpustakaan apakah pekerjaan sudah dilakukan dengan baik dan benar. Selain mengetahui standar di bidang kepustakawanan, pustakawan juga harus mengetahui standar-standar yang diterapkan atau dipakai di lingkungan prodi/fakultas/sekolahnya masing-masing karena standar ini merupakan kebutuhan para stake holder terutama dalam proses belajar mengajar dan pada saat terjun ke dunia kerja.

Pembicara kedua, yaitu Albi Kusuma Hermawan, Subkoordinator Substansi Layanan Informasi dan Pengaduan Masyarakat BSN, menyampaikan paparannya dengan tema “SNI Corner sebagai Akses Informasi”. SNI Corner adalah outlet informasi standardisasi dan penilaian kesesuaian yang memberikan layanan dalam bentuk penyediaan informasi terpadu satu pintu dalam bentuk dokumen fisik dan nonfisik dan layanan permintaan informasi terkait standardisasi dan penilaian kesesuaian. Tujuan SNI Corner adalah memenuhi kebutuhan pengguna khususnya pemerintah, kementerian, lembaga, pemda, universitas, perguruan tinggi dsb., terhadap informasi standardisasi dan khususnya SNI secara cepat, tepat dan mudah serta memudahkan untuk melakukan pembinaan terhadap pelaku usaha dan masyarakat. SNI Corner bertugas memberikan layanan terkait penulisan informasi dan edukasi tentang peran dan fungsi BSN yang dapat diakses melalui koleksi tercetak dan digital.  Fungsi SNI Corner sendiri merupakan sarana edukasi, tempat pemesanan standar dan peningkatan kompetensi masyarakat dan UMKM. Sarana yang terdapat di SNI corner di antaranya adalah koleksi digital, majalah, SNI murni dan SNI hasil adopsi, dlsb.

 

No Comments

Post a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

HTML Snippets Powered By : XYZScripts.com
Open chat
Ask librarian!
X