Our Power, Our Planet: Belajar dari Kampung Kota di Bandung
Dalam momentum Hari Bumi, tema Our Power, Our Planet menjadi pengingat bahwa keberlanjutan bukan hanya isu global, tetapi juga tanggung jawab bersama yang dimulai dari lingkungan terdekat.
Di Bandung, kampung kota merepresentasikan dinamika kehidupan urban yang kompleks—di satu sisi penuh dengan keterbatasan infrastruktur dan kualitas lingkungan, namun di sisi lain menyimpan potensi besar melalui kekuatan komunitasnya.
Melalui tesis berjudul “Strategi Peningkatan Kualitas Lingkungan Kampung Kota dalam Mewujudkan Kota yang Inklusif dan Berkelanjutan (Studi Kasus: Kota Bandung)”, Afrizal Ramadhan dari Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan (SAPPK) menyoroti pentingnya pendekatan yang terintegrasi dan partisipatif dalam penataan kampung kota.
Penelitian ini menunjukkan bahwa kota yang inklusif dan berkelanjutan tidak dapat terwujud tanpa melibatkan masyarakat sebagai aktor utama. Kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan warga menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang layak huni dan berkelanjutan.
Hari Bumi menjadi momentum untuk merefleksikan bahwa menjaga bumi tidak hanya berarti melindungi alam, tetapi juga memastikan setiap ruang hidup—termasuk kampung kota—dapat berkembang secara adil dan berkelanjutan.
🔗 Koleksi lengkap dapat diakses melalui: https://goitb.id/collection-sustainable-environment

