Enter your keyword

Publishing Your Research in IEEE Journals with Open Access: New options for ITB authors

Publishing Your Research in IEEE Journals with Open Access: New options for ITB authors

Publishing Your Research in IEEE Journals with Open Access: New options for ITB authors

Bandung, Lib.itb.ac.id.   Salah satu target capaian indikator kinerja program strategis bidang penelitian, pengabdian kepada masyarakat dan inovasi adalah peningkatan jumlah peneliti dan penelitian yang dilakukan olah para dosen dan peneliti Institut Teknologi Bandung.Oleh karena itu, penerbitan sebuah jurnal menjadi topik yang sangat  penting sebagai salah satu pendukung ketercapaian Indikator Kinerja ITB yang dilaksanakan oleh dosen, peneliti, dan mahasiswa. Guna mendukung hal ini, UPT Perpustakaan mengadakan kegiatan dengan judul “Publishing Your Research in IEEE Journals with Open Access: New Options for ITB Authors”. Acara ini merupakan kerja sama antara UPT Perpustakaan dengan IEEE salah satu penerbit jurnal terkemuka. Kegiatan dilaksanakan pada hari Jumat, 1 September 2023, pukul 13.30-15.30 wib dengan pembicara Mr. Alex Liu Yupeng (Manager, Client Services Asia IEEE).

Acara sharing session ini dibuka oleh Ena Sukmana,S.Sos, Kepala UPT Perpustakaan ITB. Dalam kesempatan itu Kepala UPT Perpustakaan menyampaikan bahwa salah satu dukungan Perpustakaan dalam menunjang pencapaian Indeks  Kinerja ITB dalam bidang penelitian  adalah dengan menyediakan sumber elektronik dan akses penerbitan jurnal. “ Dalam  mendukung program peningkatan jumlah publikasi, tahun ini UPT Perpustakaan mendapatkan dukungan dari penerbit IEEE dengan program APC,” Ujarnya. Lebih lanjut Kepala Perpustakaan menyampaikan bahwa  APC dimulai pada bulan Juni 2023 dan menyediakan  12 token yang dapat digunakan oleh para dosen dan peneliti. Hingga saat ini sudah sebanyak dua (2) token yang dimanfaatkan. Syarat untuk mendapat token APC adalah artikel sudah mendapat persetujuan untuk dipublikasikan dari penerbit IEEE. Informasi terkait hal ini dapat diakses pada link berikut https://lib.itb.ac.id/apc-itb/.

Article Processing Charge (APC) adalah biaya publikasi sebuah artikel. APC juga dikenal sebagai biaya publikasi yang dibebankan kepada penulis agar karya mereka tersedia sebagai OA di jurnal OA atau jurnal hibrid.  Biaya ini dapat dibayar oleh penulis, institusi penulis, atau institusi pemberi dana penelitiannya. APC meliputi biaya yang terkait dengan operasi dan proyek penerbitan, publikasi jurnal, biaya editorial, biaya untuk mengelola sistem tinjauan sejawat, serta untuk pemasaran dan komunikasi.

Pada sesi utama dari kegiatan sharing session ini, Mr. Alex Liu Yupeng menjelaskan langkah-langkah utama yang harus dipertimbangkan pada saat akan menulis dan menerbitkan sebuah artikel/manuskrip, di antaranya pemilihan penerbit, memahami audiens, struktur paper, masalah etika, pedoman untuk submit artikel, dan pilihan open access. Open access saat ini menjadi sebuah pilihan di dalam menerbitkan sebuah jurnal dengan beberapa pertimbangan di antaranya mudah diakses, proses reviu yang cepat, dan biaya publikasi yang dapat diproses melalui skema institusi. IEEE menawarkan tiga (3) pilihan program open access, yaitu melalui 1) Hybrid journal, 2) Fully open access topical journal, dan 3) Multidisciplinary OA journal. Dijelaskan pula alur submit  untuk tiap-tiap jurnal tersebut.

Di bagian lain paparannya, pembicara mendemokan dan menjelaskan secara rinci proses submit jurnal, cara mereviu jurnal yang akan menjadi tujuan submit, serta poin-poin penting yang harus diperhatikan pada saat penulis akan menerbitkan sebuah jurnal. Mr. Alex Liu Yupeng juga menjelaskan tools yang mendukung para penulis  untuk dapat dengan cepat men-submit artikelnya di jurnal  IEEE.

Kegiatan sharing session yang diikuti oleh sekitar 76 peserta ini diakhiri dengan sesi diskusi yang mendapat cukup perhatian dari para peserta. Dalam acara diskusi tersebut dibahas berbagai hal terkait prosedur untuk mendapatkan APC, perbedaan antara penerbitan open access dengan penerbitan tradisional, serta keuntungan dan kerugian dari kedua jenis penerbitan tersebut.

Dengan adanya sharing session ini diharapkan semakin banyak sivitas akademika ITB yang mengakses database IEEE  dan  diharapkan pula program APC yang ditawarkan dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh para dosen dan peneliti.

Dalam kegiatan ini, UPT perpustakaan juga melakukan survei untuk mendapatkan feedback tentang kegiatan ini. Hasil survei mencakup beberapa poin penting, yaitu sebanyak 65,5% responden yang mengikuti acara sharing session ini menunjukkan minatnya dan sekaligus membutuhkan fasilitas program APC ini, serta sebanyak lebih dari 80% responden tertarik dengan program dukungan APC dari UPT Perpustakaan. Responden mengusulkan Penerbit IEEE untuk melaksanakan program dukungan APC bekerja sama dengan UPT Perpustakaan. Sejalan dengan hal itu,  hasil survei menyatakan sekitar 68,9% responden setuju bahwa Penerbit IEEE sudah memenuhi kebutuhan akademik yang diperlukannya.

Dari hasil survei juga diperoleh beberapa masukan dan saran dari responden yang patut mendapat perhatian. Di antara masukan itu adalah sebagai berikut. Responden berharap kegiatan serupa diadakan juga untuk database yang lain dan juga pembicara lain yang insightful. Cara menulis paper/manuskrip yang baik sehingga dapat lolos untuk dipublikasikan di jurnal Q1, prosedur pengajuan APC, dan cara pembayaran terkait biaya publikasi jurnal juga diharapkan menjadi tema-tema pada kegiatan berikutnya.

No Comments

Post a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

HTML Snippets Powered By : XYZScripts.com
Open chat
Ask librarian!
X