Enter your keyword

IEEE AUTHORSHIP WEBINAR

IEEE AUTHORSHIP WEBINAR

IEEE AUTHORSHIP WEBINAR

BANDUNG, lib.itb.ac.id – IEEE dan UPT Perpustakaan Institut Teknologi Bandung (ITB) telah menyelenggarakan webinar bagi dosen, peneliti dan mahasiswa di ITB bertajuk “The IEEE Authorship Webinar.” Webinar ini diselenggarakan melalui platform Zoom pada hari Kamis, 7 Oktober 2021, pukul 09.00 sampai dengan pukul 11.00 Seminar yang dibuka oleh Kepala UPT Perpustakaan ITB, Dr. Ir. Yuli S. Indartono menghadirkan pembicara Alex Liu Yupeng selaku Manager, Client Services Asia IEEE dan Deden Ramdhani selaku Account Executive. iGroup Asia Pacific Ltd. sebagai moderator. Kegiatan yang dihadiri oleh para dosen dan mahasiswa yang sebagian besar berasal dari STEI bertujuan membantu para peneliti dan mahasiswa mengetahui cara atau tips mempublikasikan berdasarkan standar jurnal internasional dan memperkenalkan ‘tools’ yang tersedia pada database IEEE yang dilanggan oleh ITB agar dapat digunakan untuk mengoptimalkan penelitian.

Dalam pidato pembukaannya, Dr. Ir. Yuli Setyo Indartono menyampaikan bahwa authorship webinar sangat penting karena kita harus menyampaikan penelitian kita ke masyarakat sehingga penelitan yang dilakukan tidak berhenti hanya sampai di laboratorium atau di lapangan saja. kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan untuk dosen dan mahasiswa ITB karena sivitas akademika ITB memiliki kewajiban untuk membagikan hasil dari penelitian yang dilakukan ke masyarakat, salah satu caranya melalui publikasi internasional seperti IEEE atau IGroups database of journals, karena itulah publikasi ilmiah ini bagian integral dari penelitian, karena penelitian tanpa adanya publikasi tidaklah lengkap.

“Karena itulah saya percaya bahwa saya dan sivitas akademika ITB akan mendapatkan ilmu yang bermanfaat, informasi yang penting mengenai bagaimana mempublikasikan karya ilmiah, menjadi penulis, dan bagaimana menulis paper yang baik sehingga karya kita dapat dipublikasikan di jurnal IEEE.” Ujar Dr. Ir. Yuli Setyo Indartono diakhir kata sambutannya.

Kegiatan webinar terbagi menjadi 3 (tiga) sesi. Sesi pertama, penyampaian materi oleh Alex Liu Yupeng, kemudian platform demo dipandu oleh Deden Ramdhani, yang dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Dalam paparannya, Alex Liu Yupeng menyampaikan banyak hal terkait penulisan karya ilmiah dan publikasi. Dalam hal penulisan karya ilmiah, terdapat struktur karya ilmiah yang terdiri dari elemen-elemen dari sebuah manuskrip (judul, penulis, abstrak, pendahuluan, metode, hasil, diskusi, kesimpulan, ucapan terima kasih, dan referensi. Selain itu hal yang harus diperhatikan juga adalah etika penerbitan karya ilmiah yaitu plagiat dan duplikasi, pengulangan, dan submit ke banyak jurnal. Untuk menghindari plagiat, penulis tidak menyalin kata perkata tetapi harus melakukan paraphrase serta menuliskan sumber kutipan, selain itu juga harus membiasakan diri dengan aturan yang diterapkan IEEE. Jika ingin menerbitkan karya tulisnya, maka pastikan karya tulis tersebut belum pernah diterbitkan di tempat lain, jika sudah pernah diterbitkan di tempat lain maka penulis harus menginformasikannya kepada editor. Selanjutnya karya tulisnya tidak sedang direview oleh penerbit lain, jika ada karya tulis sebelumnya di bidang terkait harus disertakan dan harus menjelaskan bagaimana karya ilmiah ini berbeda dengan karya ilmiah yang pernah diterbitkan sebelumnya. Tahap selanjutnya adalah pengajuan karya ilmiah. Pada pengajuan karya ilmiah, penulis harus dapat mengidentifikasi jurnal atau konferensi yang relevan dengan karya tulisnya, cari dimana yang sedang membuka untuk penerimaan manuskrip, lalu kirimkan manuskripnya. Dalam materi ini juga didemokan bagaimana cara mengajukan karya ilmiah ke IEEE.

Dalam sesi demo yang dipandu oleh moderator diperkenalkan fitur-fitur yang ada di dalam database IEEE Xplore serta cara mengakses IEEE Xplore yang sudah dilanggan oleh ITB, demo ini juga mencakup jenis koleksi, cara membuat akun, serta cara pencarian koleksi. Dalam sesi tanya jawab, para peserta melontarkan beberapa pertanyaan yang langsung dijawab oleh pembicara dan juga moderator. Salah satu pertanyaan itu adalah mengenai jika sudah mempublikasikan karya tulisnya di IEEE konferensi dan ingin mempublikasikannya juga ke jurnal IEEE berapa persen tambahan materi atau perbedaan materi yang harus dilakukan, serta apakah perlu mengubah judulnya atau tidak? Selanjutnya, agar karya tulis dapat dipublikasikan oleh IEEE kita perlu memiliki materi yang orisinil, terbarukan, dan hasil yang penting. Bagaimana cara mengukur apakah riset/penelitian tersebut dianggap penting dan memiliki kemungkinan besar untuk dipublikasikan? Pemateri menjawab bahwa berapa persennya tidaklah relevan untuk memperluas karya ilmiah yang sudah dipublikasikan ke konferensi untuk dipublikasikan ke jurnal. Biasanya yang dilihat oleh peninjau atau editor adalah bahwa karya tersebut tidak boleh hanya menjadi tambahan dari publikasi konferensi saja, karena pada konferensi yang dibahas adalah laporan, pendahuluan, hal yang ditemukan dalam penelitan tersebut, lalu dituliskan hasilnya. Pada terbitan jurnal yang dicari adalah hasil yang baru, penelitian yang substantif dan dapat memberikan dampak yang signifikan, termasuk segala perubahan dan tambahan materi, tidak hanya untuk hasilnya, tetapi juga metodologi penelitian, pendekatan yang dilakukan untuk menjawab pertanyaan dari penelitan yang dilakukan. Untuk pertanyaan mengenai orisinalitas, yang mengetahui hal ini adalah penulis sendiri, karena penulis harus mengetahui berapa banyak karya ilmiah yang sudah diterbitkan dari materi/penelitian terkait, sementara untuk pertanyaan bagaimana cara mengukur apakah riset/penelitian tersebut dianggap penting dan memiliki kemungkinan besar untuk dipublikasikan, pemateri menjawab bahwa beliau juga tidak mengetahuinya, tapi penulis dapat melakukan evaluasi diri tekait penelitian yang dilakukan, bagaimana penelitan tersebut jika dibandingkan dengan penelitan lain yang sudah ada.

Dokumentasi kegiatan dapat dilihat DI SINI*

*Login menggunakan Akun Microsoft ITB (nim@mahasiswa.itb.ac.id dan …@office.itb.ac.id)

No Comments

Post a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

X