Enter your keyword

SpringerNature Authorship Workshop

SpringerNature Authorship Workshop

SpringerNature Authorship Workshop

BANDUNG, lib.itb.ac.id – SpringerNature dan UPT Perpustakaan Institut Teknologi Bandung (ITB) telah menyelenggarakan webinar bagi dosen, peneliti dan mahasiswa di ITB bertajuk “How to Get Published and the Useful Tools for Researcher”. Webinar ini diselenggarakan melalui platform Zoom pada hari Rabu, 8 September 2021, pukul 10.00 sampai dengan pukul 12.00 WIB. Seminar yang dibuka oleh Kepala UPT Perpustakaan ITB, Dr. Ir. Yuli S. Indartono menghadirkan pembicara Mabel Tang selaku Director, Key Accounts, APAC, SpringerNature dan Nelly Arifyani selaku Senior Licensing Manager, Indonesia, SpringerNature sebagai moderator. Kegiatan yang dihadiri oleh para dosen dan mahasiswa dari berbagai jurusan ini bertujuan membantu para peneliti dan mahasiswa mengetahui cara atau tips mempublikasikan berdasarkan standar jurnal internasional dan memperkenalkan ‘tools’  yang tersedia pada database SpringerNature yang dilanggan oleh ITB agar dapat digunakan untuk mengoptimalkan penelitian.

Dalam pidato pembukaannya, Dr. Ir. Yuli Setyo Indartono menyampaikan bahwa mempublikasikan merupakan bagian integral dari kegiatan penelitian. Di dalamnya ada keseimbangan antara menerima ilmu/pengetahuan dari orang lain dan menghasilkan serta memberikan ilmu/pengetahuan kepada orang lain. Ada keseimbangan antara menerima pengetahuan dari orang lain melalui publikasi dan memberikan serta membagikan pengetahuan melalui jurnal, baik yang diterbitkan dalam skala nasional maupun internasional. Hal ini merupakan sebuah keseimbangan dalam kehidupan komunitas ilmiah akademik. “Jika kita hanya menerima ilmu dari orang lain dengan membaca jurnal, dan kita tidak menghasilkan ilmu/pengetahuan untuk orang lain, hal ini tidak seimbang dan kurang baik,” ujar Dr, Ir. Yuli Setyo Indartono. “Jadi, menurut saya publikasi merupakan bagian integral dari penelitian dan untuk membuat situasi yang seimbang antara menerima pengetahuan dan menghasilkan pengetahuan untuk orang lain, itulah perspektif publikasi menurut saya”. Demikian Dr. Ir. Yuli Setyo Indartono menambahkan.
Di akhir kata sambutannya Dr. Ir. Yuli Setyo Indartono berharap dengan kegiatan ini sivitas akademika ITB dapat meningkatkan kemampuannya dalam mempublikasikan dan membagikan ilmu/pengetahuan dengan cara dan metode yang tepat dan diakui oleh komunitas ilmiah internasional.
Kegiatan webinar terbagi menjadi 4 (empat) sesi. Sesi pertama, penyampaian materi oleh Mabel Tang, kemudian platform demo dipandu oleh Nelly Arifyani. Quiz online adalah acara berikutnya yang dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Dalam paparannya, Mabel Tang menyampaikan banyak hal penting terkait manuskrip dan publikasi. Di antaranya adalah strategi publikasi yang efisien. Mabel Tang menyatakan bahwa untuk dapat mempublikasikan secara efektif maka manuskrip harus diterbitkan dengan cepat, berdampak di bidangnya, dan memilih jurnal yang sesuai. Selanjutnya bagaimana cara untuk mengidentifikasi jurnal yang dapat dipercaya, yaitu dengan metode think, check and submit. Setelah dipublikasikan, artikel harus dipromosikan dengan cara menghadiri konferensi dan promosi melalui media sosial serta menggunakan fitur content sharing. Menjadi komunikator yang efektif dengan cara menyusun struktur manuskrip yang logis; strategi publikasi yang efektif ; dan pengajuan jurnal yang sukses akan meningkatkan peluang publikasi dan dampak penelitian. Struktur manuskrip yang logis harus menjawab 4 (empat) pertanyaan kunci, yaitu why this study needs to be done; what you did; What you found; How your study will advance the field.
Dalam sesi demo yang dipandu oleh moderator diperkenalkan fitur-fitur yang ada di dalam database SpringerLink dan Nature.com serta cara mengakses SpringerNature yang sudah dilanggan oleh ITB. SpringerNature dapat diakses dengan menggunakan SSO dengan IP address yang sudah terdaftar serta melalui OpenVPN ITB ketika mengakses dari luar kampus. Dalam sesi tanya jawab, para peserta melontarkan beberapa pertanyaan yang langsung dijawab oleh pembicara dan juga moderator. Salah satu pertanyaan itu adalah mengenai linimasa/alur waktu submit untuk setiap jurnal. Pembicara menyampaikan bahwa untuk hal ini dapat dilakukan dengan bantuan fitur Journal Suggester. Dengan fitur Journal Suggester, selain dapat mengetahui alur waktu sebuah jurnal, peneliti dapat memilih platform yang cocok untuk manuskrip yang sudah siap diterbitkan, apakah open access, subcription journal atau hybrid.
Di awal paparannya Mabel Tang menyampaikan bahwa penerbit Springer adalah penerbit buku ilmiah terbesar di dunia yang sudah 175 tahun berkecimpung dalam penerbitan akademik; menerbitkan 3000 jurnal dan 12.000 buku per tahun. Penerbit Springer merupakan penerbit open access terbesar (600 jurnal) dan memiliki lebih dari 250 juta unduhan per tahunnya. Springer Nature juga mempunyai beberapa layanan kegiatan berupa lokakarya pelatihan interaktif 1 atau 2 hari; kelas master online; dan jasa edit penelitian.

No Comments

Post a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

X